Bungker Bekas Perang Dunia II Diubah Menjadi Gudang Anggur

Bungker Bekas Perang Dunia II Diubah Menjadi Gudang Anggur

Firma arsitektur McGregor Westlake Architecture merenovasi sebuah Bungker dan menyulapnya menjadi tempat penyimpanan anggur bawah tanah. Iya bungker, tempat berlindung dari bom pada era peperangan.  Pemilik barunya memutuskan untuk merombak setelah 80 tahun tidak terawat baik bungker dan linkungan sekitarnya. Hal ini dikutip dari laman Kompas.com.

Lanjutkan membaca “Bungker Bekas Perang Dunia II Diubah Menjadi Gudang Anggur”

10 Parkiran Mobil Terkeren Se-dunia

10 Parkiran Mobil Terkeren Se-antero Jagad

Halaman parkir mobil merupakan bangunan yang kurang mendapatkan perhatian dan umumnya dibangun tanpa rancangan yang terperinci. Untuk arsitektur, ini bukan hal yang sulit untuk memadukan antara kondisi bangunan dan alam di sekitarnya.

Namun, jika didirikan dengan rancang bangun yang indah, tempat parkir dapat terlihat lebih menawan. Dikutip dari Kompas.com,  situs parkir bandara Looking4.com kembali mengeluarkan penghargaan untuk lahan parkir mobil paling keren di dunia.

Penghargaan itu pertama kali diberikan pada tahun 2013 untuk area parkir yang menyajikan bangunan paling inovatif dari seluruh dunia.  Berikut adalah daftar 10 bangunan yang layak mendapatkan penghargaan itu:

Lanjutkan membaca “10 Parkiran Mobil Terkeren Se-dunia”

5 Gedung Dari Kayu Paling Tinggi Di Dunia

5 Gedung Dari Kayu Paling Tinggi Di Dunia

Teknologi memodernisasi bahan kayu menjadi bahan olahan. Glulam dan CLT misalnya, banyak digunakan dalam pembangunan. Glulam (Glued Laminated Timber)  adalah salah satu jenis kayu komposit yang terdiri dari susunan lapisan kayu yang direkatkan satu sama lain. Sedangkan CLT (Cross-Laminated Timber) merupakan panel kayu yang terbuat dari beberapa lapisan kayu. Setiap lapisan merupakan kumpulan dari kayu gergaji padat yang direkatkan. Khususnya penggunaan CLT sebagai bahan baku pembuatan bukan tanpa alasan. Material CLT lebih ringan 30 persen ketimbang semen atau baja pada umumnya.

Lanjutkan membaca “5 Gedung Dari Kayu Paling Tinggi Di Dunia”

Millennial Gak Bisa Punya Rumah Itu Cuma Gosip!

Millennial Gak Bisa Punya Rumah Itu Cuma Gosip!

Usia Millennial berkisar 20-30 tahunan dan sebenarnya tidak mustahil untuk bisa memiliki rumah. Mereka punya penghasilan. Tak sedikit yang besar. Maka tak salah bila mulai usia dini segera memiliki rumah atau properti sebagai tempat tinggal.

Namun prediksi yang banyak muncul belakangan adalah milenial tidak mampu beli rumah atau apartemen. Mungkin hal ini disebabkan oleh gaya hidup yang tinggi. Misalnya tren fashion dan teknologi membuat banyak milenial menggunakan brand yang keren dan pada akhirnya lupa pentingnya investasi di properti atau membeli properti untuk dihuni.

Sebagai milenial, kita wajib mulai menyisihkan penghasilan untuk menabung uang muka dan cicilan. Coba disiplin menyisihkan 30% hingga 50% dari penghasilan untuk memenuhi kebutuhan pokok properti. Setidaknya kita akan belajar disiplin menyisihkan penghasilan sebelum benar-benar membeli atau berinvestasi di properti.

Untuk bisa menyisihkan 30%-50% penghasilan, mulailah berhemat untuk pengeluaran-pengeluaran yang tidak perlu. Mulai membeli sesuatu karena fungsinya bukan karena gengsinya.

Selain itu, meski properti adalah kebutuhan pokok dan investasi yang terbaik, tapi bukannya tidak mengandung resiko. Maka milenial wajib paham tentang resiko investasi properti. Yang paling gampang untuk meminimalisir resiko adalah dengan memilih developer yang punya reputasi bagus. Bila perlu, milenial juga mencermati izin pembangunan dan hal-hal yang terkait dengan properti yang akan dibeli. Dengan demikian potensi kerugian investasi di properti dapat kita minimalisir. 

Memiliki properti menjadi hal yang kerap terlupakan ketika masih muda, terutama kalangan millenial yang cenderung memilih gaya hidup yang tinggi ketimbang membeli properti. Mulailah ubah pikiran tersebut, sebab properti menjadi salah satu bentuk investasi yang sangat penting. Beli dan jadikan investasi properti sebagai prioritas sejak muda. Dengan begitu, kelak investasi ini akan menghasilkan dan memberi manfaat maksimal di keuangan di masa mendatang.

Sumber : https://reginarealty.co.id/millennial-gak-bisa-punya-rumah-itu-cuma-gosip/

Tak Cocok Beli Rumah Jadi, Sebaiknya Beli Tanah dan Bangun Sendiri

Tak Cocok Beli Rumah Jadi, Sebaiknya Beli Tanah dan Bangun Sendiri

Siapa sih yang tak ingin punya rumah sendiri. Entah itu beli atau Bangun sendiri. Untuk itu banyak dari Anda yang hunting rumah melalui pameran dan iklan-iklan rumah dijual di marketplace atau koran. Tapi ternyata tak semua yang ditawarkan bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan Anda. Apalagi membeli rumah adalah keputusan yang besar dan menggunakan dana yang besar pula.

Di sini cocok lokasi, tapi kamarnya kurang. Di sana rumahnya ok, tapi lingkungannya kurang cocok. Di sebelah lain tanahnya cocok, tapi rumahnya harus renovasi banyak. Di sebelah lainnya semua cocok tapi legalitasnya diragukan.

Lanjutkan membaca “Tak Cocok Beli Rumah Jadi, Sebaiknya Beli Tanah dan Bangun Sendiri”